Pandemi yang saat ini sedang berlangsung tentu saja berdampak besar pada faktor ekonomi baik di Indonesia, maupun negara-negara lainnya. Salah satu dampak yang diberikan pandemi ini adalah di sektor ekonomi yang semakin carut marut. Akibatnya, banyak sekali perusahaan-perusahaan baik kecil maupun besar yang terpaksa harus gulung tikar. Namun, di tengah krisis yang sedang melanda, UMKM online justru semakin menggeliat.

UMKM Online Semakin Menggeliat Ditengah Masa Pandemi

Pemerintah saat ini terus melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) agar bisa bersaing dengan perusahaan besar. Langkah yang di lakukan adalah mendigitalisasikan UMKM. Ya, upaya digitalisasi yang dilakukan merupakan salah satu langkah yang paling tepat untuk mendorong daya saing UMKM.

Sayangnya, hanya sebesar lima persen dari sekitar 75 juta UMKM yang sudah go-digital di Indonesia.

Internet memang memberikan dampak yang sangat besar terhadap tumbuh kembangnya UMKM saat ini. Digitalisasi yang dilakukan membuat seluruh penjualan dilakukan secara daring, sehingga sangat cocok di aplikasikan dalam situasi yang mengkhawatirkan seperti saat ini. Keuntungan yang didapatkan juga terbilang besar, karena walaupun ekonomi sedang carut marut, sifat konsumtif masyarakat tetaplah berlaku.

UMKM Harus Beralih ke Jalur Digital

Untuk saat ini, masih sedikit UMKM online yang beroperasi. Hal itu terjadi karena banyak usaha rumahan dan usaha kecil lainnya yang belum mengetahui bagaimana memanfaatkan dunia digital sebagai media pemasaran yang bermanfaat. Usaha pemerintah yang mencoba untuk mensosialisasikan go-digital dirasa belum cukup. Ini karena masih banyak pengusaha kecil yang hanya jalankan usaha secara konvensional.

Memang sangat disayangkan hal itu masih terjadi saat ini. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak orang yang buta terhadap teknologi digital, khususnya di Indonesia. Walaupun Indonesia tercatat sebagai 10 negara yang menggunakan internet terbanyak di seluruh dunia, tapi tidak sedikit juga orang yang benar-benar tidak mengerti kegunaan dari internet tersebut.

Bagaimana cara yang tepat agar seluruh UMKM yang ada di Indonesia bisa segera bersentuhan dengan teknologi digital?

Tentu saja selain sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah, harus ada juga kesadaran dari para pelaku bisnis untuk segera go-digital. Pasalnya, kans untuk mendapatkan keuntungan justru akan lebih besar ketika sebuah usaha sudah bersentuhan dengan dunia digital.

Salah satu contoh perusahaan besar yang justru kocar kacir akibat pandemic adalah salah satu gerai fashion ternama asal Jepang yang ada di dunia. Gerai fashion tersebut mengalami kerugian yang sangat besar akibat pandemi sehingga beberapa gerainya harus tutup dan melakukan efesiensi terhadap karyawannya.

Mengapa hal itu terjadi?

Salah satu sebab terbesar adalah karena gerai fashion tersebut tidak melakukan online marketing. Maksudnya, gerai fashion tersebut tidak melakukan penjualan secara daring. Mereka hanya mempercayakan gerai offline sebagai sumber penghasilan utama. Tentu saja akibatnya gerai fashion tersebut mengalami kemunduran yang sangat signifikan.

Berbeda dengan kompetitornya, salah satu perusahaan fashion asal Swedia, yang tentu saja penghasilan utamanya didapatkan dari berjualan secara offline. Perusahaan pakaian tersebut telah merambah ke dalam dunia digital sebelumnya. Satu langkah lebih maju yang diambil oleh perusahaan ini justru menyelamatkan mereka dari kebuntuan akibat pandemi.

Ya, penjualan mereka lebih stabil, karena mereka telah berjualan online, selain tetap melakukan penjualan secara konvensional.

Melihat hal itu, UMKM online di Indonesia terus bemunculan. Anak-anak muda yang kreatif, orang-orang yang kehilangan pekerjaan serta berbagai macam kalangan masyarakat perlu bertahan hidup sehingga membuka usaha menjadikan berjualan online sebagai pilihan utama.

Usaha yang dipilih memang berbeda-beda, namun kebanyakan dari pengusaha baru tersebut memanfaatkan dunia online sebagai alat promosi maupun marketing.

Baca juga mengenai: Cara Memulai Bisnis Online Shop

Melakukan Promosi Digital

Promosi dari usaha menggunakan teknologi digital sejak dahulu memang sudah digunakan oleh banyak perusahaan. Namun berbeda dengan zaman dahulu dimana promosi digital hanya bisa dilakukan dengan membayar kepada penyedia jasa digital dengan harga yang besar, pada saat ini justru lebih mudah. Hanya dengan bermodalkan gadget pintar serta akun social media, maka pelaku UMKM online sudah dapat mempromosikan barang atau jasanya secara mudah.

Berbicara mengenai promosi melalui internet, tentu saja harus berdasarkan landasan yang tepat agar promosi tersebut bisa sampai kepada calon pembeli potensial.

Agar bisa mendapatkan target promosi yang sesuai, pelaku bisnis harus tahu teknik-teknik dasar dalam dunia digital marketing. Hal itulah yang sebenarnya menjadi masalah, karena tidak semua orang memiliki ilmu dalam dunia digital marketing. Intinya adalah dengan mengenali target pelanggan atau buyer persona, ini sangat penting dalam pemasaran online.

Di zaman dimana informasi bisa didapatkan dengan mudah dan instan seperti saat ini, ilmu mengenai digital marketing bisa sangat mudah didapatkan. Tidak hanya itu, saat ini juga banyak orang-orang yang ahli dalam bidang digital membagikan ilmunya melalui webinar pemasaran digital atau kursus digital berbayar. Hal itu sangat bermanfaat bagi pemula dalam dunia bisnis agar bisnis yang dijalankan bisa berjalan dengan lancar.

Social Media sebagai Sarana Branding

Seperti yang disebutkan diatas bahwa social media bisa menjadi alat promosi yang baik untuk digunakan oleh UMKM online. Bukanlah hal yang awam bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia adalah pengguna aktif social media. Dengan mengelola social media secara baik dan benar, tidak hanya bisa mendapatkan kepercayaan masyarakat tetapi juga bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

Selain social media, website juga penting dalam keberlangsungan UMKM online. Namun, hal ini cenderung dipandang sebelah mata oleh banyak pengusaha. Mereka berpendapat bahwa membuat website tidak akan mendapatkan potensial customer, serta hanya akan membuang uang akibat pembuatan dan maintenance website yang rumit.

Hal itu keliru. Justru, website toko online adalah hal yang sangat penting karena selain berkaitan dengan kepercayaan para customer juga dapat mempermudah dan mempercepat transaksi.

Perhatikan Brand Awarenes dalam Bisnis

Saat ini, konsumen di Indonesia sangatlah kritis ketika ingin membeli sebuah produk. Brand awareness juga merupakan faktor paling penting dalam bisnis. Brand awareness sendiri berarti kesadaran konsumen terhadap sebuah produk.

Sebuah perusahaan yang brand awarenessnya tinggi akan lebih banyak omsetnya dari pada perusahaan dengan brand awareness yang rendah.

Kita ambil contoh sederhana ketika kita ingin membeli sebuah gadget pintar.

Ada dua gadget dengan harga yang serupa. Yang satu merupakan brand yang terkenal dengan kecanggihan serta ketahanan dari gadgetnya, sedangkan yang satu lagi adalah gadget dengan nama yang tidak begitu dikenal, namun memiliki spesifikasi sedikit di atas gadget pertama. Gadget mana yang akan dibeli? Mayoritas akan menjawab gadjet pertama, karena brand dari gadget tersebut sudah dipercaya oleh masyarakat dibandingkan brand gadget kedua.

Bagaimana cara menumbuhkan brand awareness agar mendapatkan kepercarayaan dari pemirsa online?

Jawabannya sederhana, yaitu dengan menumbuhkan kepercayaan mereka lewat konten-konten persuasif yang hadir di social media kita. Namun perlu diingat, produk atau jasa yang di jual juga harus memiliki kualitas yang baik, karena apabila produk tersebut justru tidak sesuai dengan apa yang diberitahukan melalui social media, maka tingkat kepercayaan konsumen akan menurun.

Manfaatkan Marketplace Digital Sebagai Media Penjualan

UMKM online yang ada saat ini juga bisa memanfaatkan market place digital yang sudah banyak tersedia saat ini. Dengan mudah seseorang bisa menjual barangnya berkat market place digital, tanpa perlu membuka toko ofline serta mengurus perijinan yang, tentu saja sangat rumit. Selain dengan mudah bisa memasarkannya, kita juga bisa mempromosikan barang dagangan kita dengan membayar sejumlah biaya kepada market place digital tersebut agar barang dagangan kita bisa mendapatkan tempat utama dan dilihat oleh banyak orang sehingga trafficnya akan lebih baik lagi.

Sebelumnya dikatakan bahwa tingkat konsumtif masyarakat Indonesia sangatlah tinggi. Walaupun situasi sedang berantakan seperti saat ini, namun masyarakat tetap belanja barang-barang baru. Belanja online saat ini sudah menjadi kebiasaan baru untuk kebanyakan masyarakat.

Melihat hal tersebut, pelunag dalam berdagang secara online memiliki kans yang sangat besar.

Barang-barang seperti fashion serta perlengkapan elektronik bisa di pasarkan secara mudah saat ini. Namun, bagi sebagian orang, belanja online bagaikan pedang bermata dua, karena bisa jadi barangnya tidak sesuai seperti yang ada di foto. Hal itu dapat Anda atasi dengan menggunakan Website Toko Online dari GampangJualan.ID yang dapat menampilkan video pada setiap halaman produk.

Tidak hanya barang yang bisa diperjual belikan melaui online, pelaku bisnis UMKM yang bergerak dalam bidang F&B atau food and baverage juga bisa memasarkannya secara online. Saat ini seperti yang kita ketahui, restoran atau tempat makan tidak lagi dapat melayani konsumen secara offline seperti sebelumnya karena pandemic. Menjual makanan dan minuman secara online menjadi pilihan yang tepat.

Kesimpulan:

Sesuai dengan judul dari artikel ini, bisnis UMKM online memang sedang berkembang sangat pesat. Pandemic tidak menjadi halangan bagi pelaku bisnis agar tetap dapat beroperasi. Bagi yang memiliki keahlian dalam memasak, bisa menjual makanan secara online. Bagi yang memiliki kreatifitas yang tinggi, bisa menjual hasil kreatifitasnya melalui marketplace. Bagi yang memiliki perusahaan yang bergerak dalam industri retail seperti fashion, furniture dan lain sebagainya juga bisa memasarkannya secara online. Bagi yang memiliki ilmu yang bermanfaat agar bisa survive di masa pandemic seperti saat ini, bisa menjual ilmu tersebut memalui webinar atau kursus online berbayar.

Semua yang disebutkan diatas merupakan bagian dari bisnis online. Ya, bisnis online sudah menjadi bisnis yang sangat menjanjikan untuk saat ini, bahkan mungkin kedepanya, bisnis online akan lebih Berjaya dari pada bisnis yang dijalnkan secara konvensional.

Untuk itu, pelaku bisnis UMKM diharapkan bisa segera merambah ke dunia digital agar tidak tertinggal oleh pebisnis lain yang sudah go-digital.

Tidak hanya membantu menambah omset ketika pandemic, bisnis UMKM online sejatinya merupakan wajah dari era saat ini, dimana digitalisasi merupakan hal yang patut dilakukan oleh seluruh kalangan dan lapisan masyarakat, serta menjadi wajah dari zaman yang sedang berkembang. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para UMKM di seluruh Indonesia.

Pin It on Pinterest

Share This
× Ada yang bisa dibantu?